Penguatan Ekosistem Islam Dorong Ekonomi Syariah jadi Ketahanan Nasional

Selasa , 22 Nov 2022, 09:27 WIB Reporter :Novita Intan/ Redaktur : Muhammad Hafil
 Penguatan Ekosistem Islam Dorong Ekonomi Syariah jadi Ketahanan Nasional. Foto:  Ekonomi syariah (ilustrasi)
Penguatan Ekosistem Islam Dorong Ekonomi Syariah jadi Ketahanan Nasional. Foto: Ekonomi syariah (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID,JAKARTA-- PT Bank Syariah Indonesia Tbk mengungkapkan Indonesia menempati peringkat pertama negara dengan ekosistem Islam terbesar di dunia yakni 13 persen dari total penduduk Islam dunia. Angka itu tidak main-main, sebab Indonesia juga merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia. 

 

Terkait

Baca Juga

Berdasarkan data Pew Research Center, populasi muslim dunia diprediksi mengalami peningkatan secara prosentase populasi 2010-2050 sebesar 73 persen. Data-data tersebut menunjukkan posisi Indonesia tidak hanya sebagai etalase umat muslim di dunia, juga lebih dari itu sebagai wajah umat beragama di dunia.

“Beberapa pekan lalu, tepatnya 1 November 2022 saya bertandang ke Portugal untuk menghadiri acara Web Submit dan TWT Event, serta ikut menyampaikan tentang Digital Islamic Ecosystem. Pada kesempatan itu, saya menyampaikan tiga hal terkait Digitalisasi Ekosistem Islam, pertama bagaimana populasi muslim di Indonesia mengambil dan memberi pengaruh yang besar dalam sektor perekonomian,” ujar Komisaris Bank Syariah Indonesia Arief Rosyid Hasan, Senin (21/11/2022).

“Kedua, bagaimana peran pemuda muslim dalam memanfaatkan perkembangan dan potensi digital yang ada, dan ketiga bagaimana Bank Syariah Indonesia yang merupakan lokomotif dalam memajukan ekonomi umat yang akan berdampak pada Indonesia maju,” ucapnya.

Potensi Keuangan Syariah di Indonesia

Mewakili Bank Syariah Indonesia dia menekankan 87  persen penduduk di Indonesia merupakan muslim dan sekitar 45 persen memiliki preferensi dalam mengelola keuangannya dengan sistem syariah, yang berarti merupakan potensi besar untuk menumbuhkan ekosistem Islam di Indonesia. Seperti diketahui perbankan syariah merupakan salah satu penopang utama ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. 

“Saat ini, 89,26 persen aset lembaga keuangan syariah merupakan kontribusi perbankan syariah. Adapun sekitar 70 persen kegiatan ekonomi syariah masih bertumpu perbankan syariah,” ucapnya.

Arief mengkaji ekosistem Islam? menurutnya ekosistem Islam merupakan satu sistem yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara satu dengan yang lain, misalnya Masjid dan jamaah di sekitarnya atau pesantren dan santri yang mengikuti pendidikan di dalamnya. Adapun relasi yang selama ini sudah terjalin dengan baik ini perlu dilengkapi dengan kehadiran perbankan syariah yang bisa hadir tidak hanya sebagai sahabat finansial, juga sekaligus sebagai sahabat sosial dan spiritualnya.

Potensi ekosistem Islam dalam jumlah besar tersebut disasar oleh Bank Syariah Indonesia untuk meningkatkan pangsa

pasar perbankan syariah sebesar 7,03 persen. Secara keseluruhan potensinya Rp 4.300 triliun, ada 800.000 sampai 1.000.000 masjid dan musholla, ada pula lembaga pendidikan sebanyak 28 ribu sekolah Islam, dan 18 juta santri, kemudian jamaah haji yang terus meningkat, pengelolaan halal food serta Rumah Sakit Islam, begitupun yang terjadi pada ekosistem zakat dan sedekah. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini