Senin 16 Jan 2023 08:27 WIB

Pencarian Jamaah Umroh Malaysia Hilang di Makkah Diteruskan

Keluarga yakin ayah mereka masih hidup.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah
Muslim berjalan di teras masjid usai melaksanakan Shalat Subuh di Masjidil Haram Makkah, Arab Saudi, Kamis (1/12/2022).Dua kota suci Mekkah dan Madinah memasuki musim dingin dimana suhunya mencapai 22 derajat celcius. Pencarian Jamaah Umroh Malaysia Hilang di Makkah Diteruskan
Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Muslim berjalan di teras masjid usai melaksanakan Shalat Subuh di Masjidil Haram Makkah, Arab Saudi, Kamis (1/12/2022).Dua kota suci Mekkah dan Madinah memasuki musim dingin dimana suhunya mencapai 22 derajat celcius. Pencarian Jamaah Umroh Malaysia Hilang di Makkah Diteruskan

IHRAM.CO.ID, BATU PAHAT -- Seorang jamaah umroh asal Malaysia, Musthafa Kamal Abdullah, dikabarkan menghilang di Makkah sejak Desember 2022. Upaya pencariannya terus dilakukan oleh keluarga.

Pria berusia 49 tahun yang berprofesi sebagai guru ini disebut hilang saat menunaikan ibadah umroh. Sang putra sulung, Muhammad Nabil Musthafa, menyebut ia akan berangkat ke Tanah Suci pada Jumat (20/1/2023) untuk melakukan pencarian dan tinggal di sana selama 14 hari.

Baca Juga

Keberadaannya disana akan ditemani sang adik, Muaz, serta beberapa teman ayahnya. Upaya pencarian ini terus dilakukan karena pihak keluargan, termasuk sang ibu, merasa yakin ayah mereka masih hidup.

“Saya pribadi akan membagikan poster babah (ayah) kami ketika saya di Makkah. Saya akan melakukan umroh juga dan saya berharap upaya ini akan membawa kami kepadanya," ujar dia dikutip di Malay Mail, Senin (16/1/2023).

 

Ia berharap usaha dan harapan keluarganya untuk mencari sang ayah terus mendapat kerja sama dari pemerintah kedua negara, Malaysia, dan Arab Saudi. Hal ini ia sampaikan saat keluarga menerima kunjungan Anggota DPR Sri Gading, Aminolhuda Hassan.

Sementara itu, Muaz yang sedang umroh bersama Musthafa saat momen ia hilang pada 12 Desember lalu mengatakan baru mengetahui kejadian itu setelah menyadari sang ayah tidak ada di kamar hotelnya. Sebelumnya, Musthafa sempat mengeluh tidak sehat dan tidak ikut melakukan tawaf bersamanya.

Pada Jumat (13/1/2023), Menteri Luar Negeri Datuk Seri Zambry Abdul Kadir mengatakan perwakilan Malaysia (Malawakil) di Arab Saudi memantau situasi dengan cermat. Mereka akan mengambil tindakan yang tepat untuk membantu menemukan jamaah Malaysia yang hilang. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement