Kamis 09 Feb 2023 20:38 WIB

Raja dan Putra Mahkota Saudi Aktifkan Jembatan Udara untuk Korban Gempa Turki

Jembatan udara tersebut akan menyediakan layanan kesehatan dan tempat berlindung.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah
Foto udara yang diambil dengan drone menunjukkan puing-puing bangunan yang runtuh di kota Kahramanmaras, tenggara Turki, Rabu (8/2/2023).Lebih dari 11.000 orang tewas dan ribuan lainnya terluka setelah dua gempa besar melanda Turki selatan dan Suriah utara pada 06 Februari. Pihak berwenang khawatir jumlah korban tewas akan terus bertambah dan tim penyelamat terus mencari selamat di seluruh wilayah. Raja dan Putra Mahkota Saudi Aktifkan Jembatan Udara untuk Korban Gempa Turki
Foto: EPA-EFE/ABIR SULTAN
Foto udara yang diambil dengan drone menunjukkan puing-puing bangunan yang runtuh di kota Kahramanmaras, tenggara Turki, Rabu (8/2/2023).Lebih dari 11.000 orang tewas dan ribuan lainnya terluka setelah dua gempa besar melanda Turki selatan dan Suriah utara pada 06 Februari. Pihak berwenang khawatir jumlah korban tewas akan terus bertambah dan tim penyelamat terus mencari selamat di seluruh wilayah. Raja dan Putra Mahkota Saudi Aktifkan Jembatan Udara untuk Korban Gempa Turki

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Raja Salman dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman pada Selasa lalu mengarahkan King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KS Relief) untuk mengoperasikan jembatan udara guna membantu korban gempa di Suriah dan Turki.

Gempa berkekuatan 7,8 skala richter (SR) melanda Turki dan tetangganya Suriah pada Senin (6/2/2024) pagi, merobohkan ribuan bangunan termasuk banyak blok apartemen, menghancurkan rumah sakit, dan menyebabkan puluhan ribu orang terluka atau kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga

Jembatan udara tersebut akan membantu menyediakan layanan kesehatan, tempat berlindung, makanan, dan bantuan logistik untuk mengurangi dampak gempa bumi terhadap orang-orang di Suriah dan Turki.

Dilansir dari Arab News, Rabu (8/2/2023), Raja dan putra mahkota juga memerintahkan pengorganisasian kampanye amal melalui Platform Sahem KS Relief.

 

Bantuan yang diberikan berasal dari kesungguhan kepemimpinan Arab Saudi untuk mendukung mereka yang terkena dampak gempa dahsyat di Suriah dan Turki, kata Pengawas Umum KS Relief Abdullah Al-Rabeeah.

Dia menambahkan, berbagai makanan, tempat tinggal, dan bantuan medis akan diberikan untuk mendukung upaya penyelamatan.

Tim pencari dan bantuan mengalir ke Turki dan Suriah pada  Selasa ketika tim penyelamat yang bekerja dalam suhu sangat dingin menggali sisa-sisa bangunan yang rata dengan gempa yang kuat. Korban gempa yang meninggal dunia naik di atas 6.200 dan diperkirakan masih akan meningkat.

Sebelumnya, diberitakan Reuters, pada Selasa (7/2/2023) total korban meninggal dunia meningkat di atas 5.000 jiwa. Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) menyatakan, 13.740 personel pencarian dan penyelamatan telah dikerahkan ke wilayah gempa. Tetapi tingkat kerusakannya sangat besar dengan hampir 6.000 bangunan hancur di Turki selatan.

 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement