Sabtu 18 Feb 2023 08:12 WIB

Laporan: ISIS Membunuh Lebih dari 50 Orang di Suriah

Korban termasuk wanita dan anak-anak.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
 Pejuang Pasukan Demokrat Suriah (SDF) ambil bagian dalam operasi pembersihan di Hasaka, timur laut Suriah, 28 Januari 2022. Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS mengumumkan bahwa mereka telah merebut kembali kendali penuh atas penjara Ghwayran di kota Hasaka dan kembali menangkap lusinan jihadis yang bersembunyi di penjara dan di rumah-rumah terdekat, setelah upaya pembobolan besar-besaran dari apa yang disebut militan kelompok Negara Islam (IS atau ISIS). Laporan: ISIS Membunuh Lebih dari 50 Orang di Suriah
Foto: EPA-EFE/AHMED MARDNLI
Pejuang Pasukan Demokrat Suriah (SDF) ambil bagian dalam operasi pembersihan di Hasaka, timur laut Suriah, 28 Januari 2022. Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS mengumumkan bahwa mereka telah merebut kembali kendali penuh atas penjara Ghwayran di kota Hasaka dan kembali menangkap lusinan jihadis yang bersembunyi di penjara dan di rumah-rumah terdekat, setelah upaya pembobolan besar-besaran dari apa yang disebut militan kelompok Negara Islam (IS atau ISIS). Laporan: ISIS Membunuh Lebih dari 50 Orang di Suriah

IHRAM.CO.ID, DAMASKUS -- Setidaknya 53 warga Suriah tewas dalam serangan ISIS di gurun tengah negara itu, TV pemerintah melaporkan pada Jumat (17/2/2023). Menurut Direktur sebuah rumah sakit di Palmyra, Walid Audi, korban di antaranya tujuh orang tentara dan 46 warga sipil.

“Tubuh mereka telah dibawa ke rumah sakit setelah penyergapan,” kata Audi kepada stasiun radio pro-pemerintah Sham FM, dilansir dari The National News, Sabtu (18/2/2023).  

Baca Juga

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris juga telah melaporkan serangan itu sebelumnya pada Jumat. Banyak orang, termasuk wanita dan anak-anak telah diserang dalam beberapa tahun terakhir saat berburu jamur truffle di bagian tengah, timur laut, dan timur Suriah.

Sebanyak 16 orang, sebagian besar warga sipil, tewas pada Sabtu dalam serangan serupa terhadap para penjelajah di daerah yang sama. Observatorium itu yang bergantung pada jaringan sumber yang luas di lapangan di Suriah mengatakan puluhan lainnya diculik dalam serangan itu.

 

Ditambahkan bahwa 25 dari mereka telah dibebaskan tetapi nasib yang lainnya masih belum diketahui. Pada April 2021, kelompok ekstremis melancarkan serangan serupa, menculik 19 orang, kebanyakan warga sipil, di pedesaan timur provinsi Hama.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement