Rabu 24 Sep 2014 07:40 WIB

Bimbingan Manasik Haji di Pemondokan Diintensifkan (2-habis)

Praktik manasik haji.
Foto: Republika/Tahta Aidilla/ca
Praktik manasik haji.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Neni Ridarineni dari Tanah Suci

''Bimbingan manasik di pemondokan mulai hari ini diitensifkan dan akan lebih diintensifkan pada 5-8  Zulhijah. Karena mulai tanggal 4 Dzulhijjah transportasi shalawat sudah dihentikan,''kata dia.

Agar para jamaah haji terutama para lanjut usia (lansia) yang tidak bisa pergi beribadah ke Masjidil Haram tidak gelisah, konsultan ibadah haji akan lebih intensif datang ke pemondokan untuk memberikan bimbingan manasik.  

Menurut dia, kegiatan bimbingan manasik ini akan digilir dari pemondokan satu ke pemondokan lainnya setiap habis shalat Dzuhur dan Maghrib.

''Setiap pemondokan ditargetkan memerlukan waktu sekitar 1,5 jam, tetapi karena ada tanya jawab kenyataannya bisa mencapai 2,5 jam,''ungkap dia.

Pentingnya bimbingan ibadah manasik di pemondokan juga diakui salah seorang konsultan Pembimbing Ibadah Prof Salman  Maggalatung. 

Para jamaah haji, kata Salman, sangat antusias mengikuti bimbingan ibadah manasik. Walaupun mereka di Tanah Air sudah mengikuti manasik haji, tapi banyak pertanyaan yang mereka sampaikan yang berkaitan dengan manasik haji.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement