Sabtu 26 Sep 2015 12:40 WIB
Insiden Mina

Cegah Insiden Mina Terulang, Pembinaan Calon Haji Harus Ditingkatkan

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Indah Wulandari
Sejumlah calon haji melakukan Ibadah Tawaf saat berlatih manasik di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Kamis (20/8).
Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Sejumlah calon haji melakukan Ibadah Tawaf saat berlatih manasik di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Kamis (20/8).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Pembinaan jamaah calon haji terkait keamanan saat beribadah di Tanah Suci harus ditingkatkan agar insiden seperti di Mina, Makkah tidak terulang.

"Jamaah harus paham kalau melempar jumrah tak harus pukul 12.00 siang. Selain itu pemahaman saat manasik haji harus ditingkatkan untuk mengurangi kecelakaan saat ibadah haji," kata Ketua Rabithah Haji Indonesia Ade Marfuddin, Sabtu (26/9).

Terkait kemungkinan jamaah Indonesia yang melakukan lempar jumrah sebelum waktu yang dijadwalkan, Ade mengatakan, ini di luar skenario. Artinya, jamaah tersebut tidak disiplin.

"Makanya petugas dan pemimpin kloter harus lebih memperhatikan jamaahnya. Kalau sampai ada jamaah yang kabur berarti pengawasannya kurang," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement