Selasa 09 May 2017 13:02 WIB

Wakil Presiden Ghana: Jamaah Haji Harus Mendapatkan Kepastian Keberangkatan

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Agus Yulianto
Jamaah Haji di Makkah (ILustrasi)
Foto: AP Photo/Nariman El-Mofty
Jamaah Haji di Makkah (ILustrasi)

IHRAM.CO.ID, ACCRA -- Wakil Presiden Ghana Mahamudu Bawumia menugaskan Dewan Haji Ghana untuk memastikan jadwal keberangkatan jamaah haji tahun 2017 ini. Wapres tidak ingin masalah terjadi pada haji 2016 lalu diman jamaah haji menginap bermalam-malam di Desa Haji di Accra tanpa tahu kepastian jadwal keberangkatan mereka, kembali terulang.

Dilansir dari general news, Senin (8/5), Wapres memerintahkan agar petugas memaksimalkan teknologi informasi saat pertemuan tahunan manajer haji pekan lalu. "Mereka harus memastikan bahwa calon jamaah haji baru dapat berangkat ke Accra setelah mendapatkan kepastian jadwal keberangkatan ke Makkah. Petugas Haji dapat berkomunikasi dengan mereka melalui surat kabar atau ponsel," ujarnya.

Saat pertemuan itu juga Kepala Departemen Teknologi Informasi Sani Abdutus telah memperkenalkan teknologi baru untuk mengurangi kendala yang terjadi pada jadwal penerbangan baik keberangkatan maupun kepulangan dari Saudi. Bawumia juga mengingatkan anggota dewan dan Kepala Departemen Urusan Jamaah Haji mengenai janji Presiden Ghana yang pertama saat pidato di Flagstaff House untuk memberikan transportasi layak bagi jamaah haji.

"Haji adalah satu dari rukun Islam yang berharga di hati umat Islam dan tidak boleh mengelolanya hanya untuk mendapatkan pujian dari mereka," jelas dia. Bawumia berjanji, untuk melakukan semua yang bisa dilakukannya dan memastikan petugas haji bertanggung jawab mengelola ritual ini tanpa kendala berarti.

Terkiat operasional bandara Tamale untuk jamaah haji, Bawumia meminta, Dewan Haji untuk mempercepat melakukan akuisisi dan pembagian komisi secara permanen untuk latihan penerbangan haji di wilayah utara dimana enam penerbangan dijadwakan untuk lepas landas dan kembali. Ketua Dewan Haji Ghana Syekh IC Quaye mengatakan, Menteri Wilayah Utara telah memastikan akan mendapatkan lokasi permanen di dekat Stadion Olahraga Tamale untuk latihan tersebut.

Tahun sebelumnya, Taman Jubilee di Tamale selalu digunakan untuk latihan penerbangan haji. Lokasi ini dapat digunakan untuk penerbangan haji sebanyak enam dari tujuh penerbangan yang dilakukan negara tersebut.

Pada persiapan haji Ghana terakhir kali, Kantor Urusan Jamaah Haji Ghana menetapkan batas akhir pelunasan biaya haji Juni mendatang. Pembatasan waktu ini dilakukan agar manajer haji dapat mengirimkan kepastian jamaah haji yang akan berangkat dan melakukan uji coba di Tamale dan Accra

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement