Ahad 08 Oct 2017 18:22 WIB

Rasio Tenaga Pengawas Haji Perlu Ditingkatkan

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Agus Yulianto
Ketua Komisi VIII Ali Taher Parasong
Foto: dok. Kemenag.go.id
Ketua Komisi VIII Ali Taher Parasong

IHRAM.CO.ID,  JAKARTA -- Rasio yang tepat untuk tenaga pengawas haji dan jumlah jamaah haji, hingga saat ini, masih belum ideal. Seharusnya, rasio itu 1:40. Namun, saat ini, rasio tersebut baru mencapai 1:58, dan dinilai masih kurang.

Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher Parasong mengatakan, pihaknya akan segera mengadakan rapat kerja dengan pemerintah dalam hal ini Kementrian Agama dan Kementerian Kesehatan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait penyelenggaraan haji 2017. Salah satu yang akan dibahas yaitu rasio tenaga pengawas dan jamaah haji.

"Kami ingin tenaga pengawas diperbanyak. Saat ini kan rasionya 1:58, kami menghendaki setidaknya 1:40. Karena jumlah jamaah berisiko tinggi kan cukup banyak, sesuai dengan haknya (tahun keberangkatan)," ujar Ali kepada Republika.co.id, Ahad (8/10).

Berdasarkan data Kementerian Agama, jumlah jamaah haji yang meninggal tahun ini tercatat sebanyak 658 orang. Jumlahnya itu hampir meningkat sebanyak 90 persen dibanding tahun lalu. Namun, Ali menjelaskan, saat ini, belum mendapatkan laporan secara menyeluruh dan evaluasi langsung dari pemerintah.

Pada rapat kerja dengan pemerintah nanti, pihaknya akan mengecek laporan pemerintah terkait indikator apa saja yang mempengaruhi kesehatan jamaah, serta apa saja penyebab para jamaah meninggal. Dari rapat tersebut DPR akan menilai kesiapan pemerintah dalam menangani hal tersebut. "Kami menghendaki supaya rasionalitasnya 1 dokter umum 1 dokter spesialis 4 orang perawat per kloter," kata Ali.

Berbagai evaluasi dan masukan pada saat rapat kerja nanti akan dilaksanakan untuk perbaikan dalam pelaksanaan haji tahun depan. "Jangan sampai terulang kembali kejadian yang tidak diinginkan seperti peningkatan jumlah jamaah haji yang meninggal," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement