Rabu 26 Dec 2018 16:40 WIB

Saudi dan Swasta Satukan Visi Sambut 30 Juta Jamaah 2030

Peningkatan layanan di berbagai lini akan tetap diupayakan.

Rep: Kiki Sakinah / Red: Nashih Nashrullah
Ratusan ribu jamaah haji dari berbagai negara melaksanakan tawaf wada di Masjid Haram, Makkah, Kamis (23/8) waktu setempat. Selanjutnya mereka berangsur-angsur akan kembali ke tanah air masing
Foto: Dar Yasin/AP
Ratusan ribu jamaah haji dari berbagai negara melaksanakan tawaf wada di Masjid Haram, Makkah, Kamis (23/8) waktu setempat. Selanjutnya mereka berangsur-angsur akan kembali ke tanah air masing

IHRAM.CO.ID, MAKKAH – Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Mohammed Saleh Benten, dan Presiden Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA), Abdul Hakim Mohammed Al-Tamimi, menyepakati rencana aksi bersama untuk menerima 30 juta jamaah haji pada 2030. Hal itu merupakan bagian terpenting dari Visi Kerajaan 2030. 

Keduanya juga sepakat memberikan layanan terbaik bagi jamaah haji dan umrah. Selama pertemuan di Makkah, Selasa (25/12), mereka membahas masalah yang berkaitan dengan layanan transportasi udara untuk jamaah haji dan umrah dan peningkatan berbagai layanan. 

Benten mengatakan, pengembangan strategi dan rencana dalam kemitraan dengan GACA akan membantu memberikan layanan terbaik kepada para tamu Allah. 

Hal itu menurutnya sesuai dengan arahan Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman dan Wakil Perdana Menteri sekaligus menteri pertahanan Putra Mahkota Muhammad Bin Salman.  

"Kemitraan ini memastikan transportasi udara bebas hambatan bagi jamaah," kata Benten, dilansir di Saudi Gazette, Rabu (26/12). 

Tamimi menyampaikan terima kasih kepada Benten atas upaya yang diberikan kementerian dalam melayani para tamu Allah. Ia menekankan pentingnya kerja bersama dan perlunya mengintensifkan upaya mencapai tujuan Visi Kerajaan 2030 dan memberikan layanan berkualitas tinggi kepada mereka. 

Tamimi mengatakan, GACA akan menerapkan beberapa inisiatif dan program untuk membuka sektor transportasi udara bagi sektor swasta selama musim haji dan umrah. 

GACA, kata dia, akan mendorong dan mendukung maskapai penerbangan nasional melalui beberapa program untuk meningkatkan kapasitas guna mengatasi peningkatan lalu lintas yang diperkirakan terjadi selama musim haji dan umrah. 

Hal itu dilakukan dengan mendukung maskapai penerbangan untuk mengoperasikan penerbangan tambahan dan memotivasi mereka untuk membentuk kemitraan dengan sektor swasta. 

"GACA sedang bekerja untuk mengembangkan infrastruktur di bandara-bandara Kerajaan mengingat peningkatan jumlah jamaah yang sejalan dengan Visi 2030 untuk meningkatkan kontribusi sektor vital ini terhadap perekonomian nasional," kata Tamimi. 

Rencana kerja bersama antara kementerian dan GACA ini bertujuan mengimplementasikan kebijakan udara terbuka (liberalisasi angkutan udara) selama musim haji dan umrah. Kebijakan itu akan diterapkan untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah jamaah. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement