Jumat 23 Apr 2021 13:45 WIB

Kanada Larang Penerbangan Penumpang Asal India dan Pakistan

Larangan itu bagian dari langkah ketat memerangi penyebaran Covid-19.

Kanada Larang Penerbangan Penumpang Asal India dan Pakistan. Penumpang di Bandara Pearson, Toronto, Kanada, 1 Februari 2021.
Foto: REUTERS/Carlos Osorio
Kanada Larang Penerbangan Penumpang Asal India dan Pakistan. Penumpang di Bandara Pearson, Toronto, Kanada, 1 Februari 2021.

IHRAM.CO.ID, OTTAWA -- Pemerintah Kanada untuk sementara akan melarang penerbangan penumpang asal India dan Pakistan sebagai bagian dari langkah ketat memerangi penyebaran Covid-19, menurut sumber yang mengetahui informasi tersebut, Kamis (22/4).

Pejabat senior pemerintah dijadwalkan akan menyampaikan pengumuman tersebut pada Kamis pukul 17.00 waktu setempat. Secara terpisah, stasiun TV Canadian Broadcasting Corp (CBC) melaporkan larangan penerbangan akan berlangsung selama 30 hari. 

Baca Juga

Kantor Menteri Keamanan Publik Bill Blair, yang bertanggung jawab atas keamanan perbatasan, tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar. Politikus sayap kanan kenamaan mengeluhkan pemerintah Liberal Justin Trudeau belum benar-benar berupaya melawan ancaman tersebut ketika gelombang ketiga infeksi meluluhlantakkan Kanada, dengan membuat sistem layanan kesehatan kewalahan.

India melaporkan lebih dari 314 ribu kasus baru Covid-19 pada Kamis (22/4). Jumlah penambahan tersebut merupakan peningkatan harian tertinggi yang pernah dicatatkan negara tersebut sejak pandemi.

Sistem layanan kesehatan di India mulai kewalahan menghadapi lonjakan tajam kasus Covid-19. Rumah sakit di India utara dan barat, termasuk ibu kota New Delhi, telah mengumumkan mereka hanya memiliki beberapa jam stok oksigen medis yang dibutuhkan agar para pasien Covid-19 tetap terselamatkan.

Menurut data Pemerintah Negara Bagian New Delhi, lebih dari dua pertiga rumah sakit di sana tak memiliki lagi tempat tidur kosong. Dokter akhirnya menyarankan para pasien tinggal di rumah. 

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement