Dubes Saudi: Hubungan Diplomatik dengan Indonesia Baik

Rabu , 09 Jun 2021, 22:56 WIB Redaktur : Muhammad Subarkah
Ratusan jemaah haji kloter pertama Embarkasi Surabaya bersiap naik ke pesawat menuju ke kota suci Mekah untuk melaksanakan ibadah haji dari Bandara Internasional Juanda di Surabaya, Indonesia pada 6 Juli 2019.
Ratusan jemaah haji kloter pertama Embarkasi Surabaya bersiap naik ke pesawat menuju ke kota suci Mekah untuk melaksanakan ibadah haji dari Bandara Internasional Juanda di Surabaya, Indonesia pada 6 Juli 2019.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia mengapresiasi Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Essam bin Abed Al-Thaqafi yang memberikan klarifikasi atas sejumlah informasi terkait penyelenggaraan haji tahun 2021.

 

Terkait

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid mengatakan Syekh Essam antara lain mengunjungi kantor MUI, menjelaskan bahwa pembatalan haji tak terkait dengan persoalan diplomasi.

“Hubungan Indonesia dan Saudi selama ini berjalan baik,” kata Zainut dalam keterangan tertulis, Rabu, seperti dilansir Anadolu Agency.

Kata dia, Essam juga menjelaskan bahwa pembatalan keberangkatan tidak ada hubungannya dengan penggunaan merek vaksin tertentu.

Menurut Zainut, Essam mengatakan hingga saat ini belum ada pengumuman apa pun terkait dengan penyelenggaraan haji.

“Saudi saat ini belum mengirimkan undangan haji ke negara lain, termasuk Indonesia,” jelas dia.

Menurut dia, penjelasan Essam mengafirmasi apa yang selama ini disampaikan pemerintah terkait alasan kebijakan pembatalan keberangkatan jemaah haji tahun ini.

Dia menjelaskan bahwa kebijakan itu didasarkan pada kajian mendalam terkait pandemi Covid-19 dan belum ada informasi resmi dari Saudi.

"Penjelasan Dubes semakin menjernihkan informasi. Pembatalan ini bukan masalah diplomasi, bukan masalah vaksin, dan lainnya.Ini sangat kita apresiasi," tegas dia.

Dia juga mengajak para pihak untuk tidak menjadikan masalah haji sebagai komoditas politik.

"Mari bersama menenangkan para calon jemaah dan menciptakan suasana yang kondusif dengan tidak menebar hoaks dan informasi yang tidak jelas kebenarannya," terang Zainut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini