Syekh Abdurrahman Siddiq Berdakwah dengan Karya (II-Habis)

Kamis , 29 Jul 2021, 13:27 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Kitab (ilustrasi).
Kitab (ilustrasi).

Berbekal ilmu pengetahuannya, Syekh Abdurrahman akhirnya mampu menyelesaikan masalah itu berdasarkan dalil Alquran dan hadits, serta penjelasan para ulama. Sejak itu, orang-orang pun semakin tertarik untuk belajar agama kepadanya.

 

Terkait

Rumahnya di Sapat Hilir sampai tidak dimuat lagi dari saking banyaknya murid yang ingin berguru kepadanya. Setelah itu, Syekh Abdurrahman mulai berpikir untuk mencari tempat yang dapat dijadikan sebagai pusat pendidikan dan pengembangan agama Islam.

Setelah itu, barulah Syekh Abdurrahman membuka pengajian. Namanya pun semakin tersebar di segenap pelosok kerajaan negeri Indragiri, bahkan sampai ke pulau Kalimantan, Jawa, Sulawesi, dan Semenanjung Malaya.

Hingga pada suatu hari, datanglah utusan dari kerajaan menemui Syekh Abdurrahman Sidddiq yang menyampaikan undangan agar Syekh Abdurrahman bersedia datang ke Istana Sultan Rengat. Setelah sampai di istana, ia pun disambut dengan penuh suka cita dan penuh persaudaraan oleh Sultan Rengat yang bernama Sultan Mahmud Syah.

Dalam pertemuan itu Syekh Abdurrahman Siddiq diminta oleh Sultan agar bersedia menjadi mufti Kesultanan Indragiri. Awalnya, Syekh Abdurrahman Siddiq menolak tawaran itu, tapi atas dasar pertimbangan yang matang untuk kemaslahatan umat dan agama akhirnya ia setuju diangkat menjadi mufti kerajaan.