Ribuan Situs Warisan Budaya di Saudi

Selasa , 02 Nov 2021, 13:19 WIB Reporter :Alkhaledi Kurnialam/ Redaktur : Esthi Maharani
Melihat Situs Arkeologi Al-Rajajil di Arab Saudi
Melihat Situs Arkeologi Al-Rajajil di Arab Saudi

IHRAM.CO.ID, RIYADH — Menteri Pariwisata Arab Saudi, Ahmed Al-Khateeb mengungkapkan, ada 10 ribu situs warisan budaya di Arab Saudi. Ia menekankan bahwa Kerajaan dianggap sebagai tujuan yang khas dan unik, yang ditandai dengan pengalaman budaya yang beragam.

 

Terkait

Selain keragaman budaya, ia mengklaim Kerajaan juga memiliki pemandangan yang mempesona dan petualangan baru. Arab Saudi juga dibedakan oleh enam situsnya yang terdaftar dalam daftar situs Warisan Dunia setelah disetujui oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO).

Baca Juga

Situs-situs tersebut adalah Situs Arkeologi Al-Hijr. Distrik Al-Turaif di Diriyah, Jeddah Bersejarah, Gerbang Mekah, Seni Batu di Wilayah Salam Arab Saudi, Kawasan Budaya Hima,  Oasis Al-Ahsa, Lanskap Budaya yang Berkembang.

Sementara itu, Komisi Kerajaan untuk destinasi AlUla (RCU) dan Saudi Arabian Airlines (Saudia) mengumumkan peluncuran “Sky Museum” atau museum dalam penerbangan dari Riyadh ke AlUla. Langkah ini menjadi museum terbang pertama di dunia untuk menjelaskan apa yang akan dinikmati saat berkunjung ke AlUla.

Dilansir dari Saudi Gazette, Senin (1/11) perjalanan akan dimulai pada hari Kamis di museum terbang, di mana potongan-potongan replika yang dipilih akan dipamerkan. Replika dari potongan-potongan arkeologi yang ditemukan selama penggalian di AlUla.

Saudia memanfaatkan kesempatan ini untuk meluncurkan saluran baru pada sistem hiburannya (IFE) selama perjalanan “Experience Saudi Arabia.” Para penumpang akan dapat menonton film dokumenter Discovery Channel “The Architects of Ancient Arabia”, yang diluncurkan pada tahun 2021 dan diproduksi oleh  Powderhouse, untuk mengungkap batu fondasi peradaban manusia pertama di AlUla.

Selama perjalanan, Direktur Penelitian Purbakala dan Warisan di Komisi Dr. Rebecca Foote akan memberikan pengarahan tentang film dokumenter dan karya-karya yang ditampilkan di museum terbang. Ia juga akan menjawab pertanyaan para tamu.

“Ada banyak pekerjaan berkelanjutan di AlUla oleh tim arkeolog lokal dan internasional, namun kami baru saja mulai memahami sifat rumit dari masa lalu AlUla. AlUla adalah permata tersembunyi di Jazirah Arab dan kami bergerak maju dalam mengeksplorasi rahasianya.  Saya berharap dapat berbagi lebih banyak informasi tentang pekerjaan kami kepada penumpang dalam perjalanan Sky Museum di Saudia,”Dr. Rebecca Foote.

Sementara itu, Direktur Discovery Channel untuk Eropa, Timur Tengah dan Afrika Kerrie McEvoy mengatakan, pemutaran film dokumenter tentang sistem hiburan baru Saudia bertujuan untuk menawarkan konten yang mendidik dan menghibur bagi penonton.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini