Selasa 16 Nov 2021 07:13 WIB

Dalang Vandalisme Masjid di Kanada Ditangkap

Polisi Toronto telah menangkap pria yang melakukan vandalisme di Masjid North York

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Esthi Maharani
Kaca Masjid Toronto di Kanada yang pecah dirusak orang / Ilustrasi
Foto: Muslim Association of Canada/Twitter
Kaca Masjid Toronto di Kanada yang pecah dirusak orang / Ilustrasi

IHRAM.CO.ID, TORONTO – Polisi Toronto Kanada telah menangkap seorang pria yang melakukan vandalisme di sebuah masjid di North York. Mereka menangkap pria itu tak lama setelah insiden terjadi di Toronto and Region Islamic Congregation (TARIC) Islamic Center pada 9 November lalu.

Menurut polisi, seorang pria terlihat di rekaman keamanan mendekati pusat dan membawa batu besar di tangannya sebelum pukul 19.00 malam waktu setempat. Kemudian dia melemparkan batu melalui jendela kecil dan merusak jendela. Untungnya, insiden ini tidak menyebabkan korban yang terluka atau kehilangan nyawa.

Baca Juga

Pria yang berusia 50 tahun ditangkap dan didakwa telah melakukan kejahatan di bawah 5.000 dolar Amerika. Juru Bicara Layanan Kepolisian Toronto Inspektur Keith Smith mengutuk tindakan vandalisme tersebut. Dia mengatakan polisi terus melakukan penyelidikan.

“Insiden seperti ini menimbulkan perpecahan di masyarakat dan komunitas dari kelompok agama mana pun,” kata Smith kepada wartawan di masjid pada Ahad. Ketua TARIC Haroon Salamat mengatakan meskipun tidak ada cedera fisik, tetap ada cedera emosional dan psikologis. Dia berharap masyarakat dapat mengerti ada semacam tindakan sengaja dan berbahaya yang menargetkan tempat ibadah.

 

Salamat menyebut seorang penjaga di masjid yang bersiap untuk pergi menyaksikan vandalisme dan segera menelepon 911. “Semua tempat ibadah harus menjadi tempat yang aman,” kata Salamat dalam keterangan tertulis.

Insidien ini merupakan tindakan vandalism kedua selama empat bulan. “Sayangnya dalam empat bulan, insiden vandalisme lain yang disengaja telah terjadi di TARIC Islamic Centre,” ujar dia.

Wali Kota Toronto John Tory mengunjungi masjid pada Ahad untuk menunjukkan dukungannya. Tory mengatakan tindakan vandalisme terhadap tempat ibadah sangat tidak sopan dan penduduk Toronto berdiri dalam solidaritas dengan Muslim.

“Kami akan berada untuk berbicara, berdiri, muncul dan bertindak atas nama Anda dan atas nama semua orang di Toronto yang memiliki hak untuk hidup dalam lingkungan yang dihormati,” kata Tory.

Dilansir CBC, Selasa (16/11), pekan lalu, para pemimpin komunitas Muslim Kanada mendesak pemerintah Ontario untuk mengambil tindakan segera terhadap Islamofobia. Pada konferensi pers di luar badan legislatif Ontario, Dewan Nasional Muslim Kanada dan seorang imam di London, Ontario, meminta provinsi tersebut untuk mengadopsi undang-undang yang bisa mengatasi bentuk Islamofobia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement