Kamis 02 Dec 2021 01:20 WIB

Bunga dalam Kejayaan Ottoman

Ottoman adalah peradaban yang mencintai bunga.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Agung Sasongko
Bunga tulip Istanbul. Kesultanan Ottoman meletakkan dasar bagi penanaman dan budaya tulip.
Foto: Anadolu Agency
Bunga tulip Istanbul. Kesultanan Ottoman meletakkan dasar bagi penanaman dan budaya tulip.

IHRAM.CO.ID, ANKARA -- Bunga adalah ciptaan-Nya yang merepresentasikan keindahan. Bentuknya yang harmonis dipadu dengan warna dan aroma yang unik. Tak heran, manusia begitu menyukai bunga

Saat ini bunga memainkan peran besar dalam industri aromatik, terutama aroma ringan dari mawar taman dan bunga dinding, serta bunga yang lebih memabukkan seperti melati dan lili. Nabi Muhammad menyukai aroma bunga, terutama violet.

Baca Juga

Ekrem Bugra Ekinci, melalui tulisannya yang dimuat di laman Daily Sabah, mengungkapkan keterkaitan Era Ottoman dan bunga. Menurutnya, Ottoman adalah peradaban yang mencintai bunga. Selain di kebun, masyarakat Ottoman biasa menanam bunga di rumah dan di depan jendela.

"Dalam tradisi Ottoman, para ibu dan nenek memandang bunga seolah-olah mereka sedang melihat anak dan cucu mereka. Bahkan menanam bunga adalah hobi pria yang serius,"kata Ekrem.

Dalam masyarakat Ottoman, lanjutnya, pola bunga banyak disukai untuk gaun. Begitu besarnya pengaruh bunga dalam sendi kehidupan masyarakat Ottoman, bahkan seniman menggambarkan Sultan Mehmed II tengah memegang bunga.

Dalam keseharian, kata dia, anak perempuan di Ottoman sebagian besar diberi nama terkait dengan bunga. Untuk kalangan laki-laki, kerap menaruh bung. Batu nisan para wanita dihiasi dengan bunga.

photo
Arsitektur peninggalan Ottoman - (republika)

"Setiap rumah di Istanbul memiliki bunga. Dari yang miskin hingga yang kaya, ada bunga dalam pot dan kaleng di jendela setiap rumah. Setiap rumah memiliki taman atau lorong, bahkan jika itu kecil, di mana bunga-bunga menyelimuti rumah dengan aroma mereka,"kata dia. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement