Senin 13 Dec 2021 07:13 WIB

Saudi Tekankan Pentingnya Bantuan Kemanusiaan Internasional

Saudi menekankan pentingnya koordinasi internasional terkait bantuan kemanusiaan.

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Esthi Maharani
Bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan warga Gaza terhenti di penyeberangan perbatasan yang dikendalikan oleh Israel
Foto: TRT World
Bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan warga Gaza terhenti di penyeberangan perbatasan yang dikendalikan oleh Israel

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Arab Saudi menekankan pentingnya koordinasi internasional terkait bantuan kemanusiaan. Setiap negara disebut harus bergotong royong untuk meringankan penderitaan kelompok yang terkena dampak bencana di seluruh dunia.

Dilansir dari Al Arabiya, Ahad (12/12), Wakil Tetap Arab Saudi untuk Duta Besar PBB Abdullah al-Mouallimi mengatakan dalam pidatonya bahwa apa yang dunia saksikan saat ini dalam hal bencana alam, kesehatan dan konflik mengharuskan masyarakat internasional untuk bersatu. Termasuk menyatukan upayanya untuk bekerja bersama untuk memperluas uluran tangan kepada mereka yang terkena dampak krisis ini dan mengurangi kerusakan yang diakibatkannya.

Baca Juga

Al-Mouallimi mengatakan bahwa Covid-19 telah menciptakan tantangan yang kompleks dan tumpang tindih di tingkat kemanusiaan, kesehatan, ekonomi, pendidikan dan tingkat, menekankan komitmen Kerajaan untuk tindakan internasional kolektif untuk mengatasi pandemi ini. Hal ini karena memainkan peran penting melalui kepresidenan sosialnya. G20 tahun lalu.

Arab Saudi juga mendukung upaya global untuk menghadapi pandemi COVID-19 dengan donasi sebesar Rp 7 triliun, serta memberikan Rp 4,3 triliun untuk membantu upaya di beberapa negara dalam mengatasi pandemi.

 

Duta Besar mengatakan bahwa Arab Saudi mendukung upaya internasional bersama untuk memfasilitasi akses ke vaksin Covid-19, menambahkan bahwa Kerajaan adalah salah satu dari tiga donor kemanusiaan dan pembangunan terbesar di tingkat internasional, menurut Platform Pelacakan Keuangan PBB.

Perempuan dan anak-anak adalah kelompok yang paling terkena dampak dalam situasi bencana, dan mereka yang paling membutuhkan bantuan bantuan, kata al-Mouallimi dalam pidatonya.

Oleh karena itu, Arab Saudi menerapkan program bantuan kualitatif yang bertujuan untuk mendukung dan memberdayakan kelompok-kelompok ini dan memperkuat perlindungan terpadu terhadap perempuan dan anak-anak yang terkena dampak di banyak negara, termasuk Yaman dan Somalia, tambahnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement