Pusat Kebudayaan Islam Siapkan Pemakaman Korban Kebakaran New York

Rabu , 12 Jan 2022, 10:40 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Esthi Maharani
Kebakaran di apartemen New York (9/1/2022)
Kebakaran di apartemen New York (9/1/2022)

IHRAM.CO.ID, NEW YORK -- Beberapa keluarga korban kebakaran Bronx sedang mempersiapkan upacara pemakaman. Korban yang kebanyakan imigran Muslim ini akan dimakamkan dengan bantuan Pusat Kebudayaan Islam di Concourse. Kebakaran diketahui terjadi terjadi tepat sebelum pukul 11:00 pagi di sebuah apartemen dupleks, di lantai dua dan tiga gedung, Ahad (8/1/2022).

 

Terkait

Anggota Pusat Kebudayaan di East 166th St. telah membantu Abdullate Chan yang berusia 19 tahun, dalam menghadapi kedukaan. Remaja itu kehilangan ibu dan saudara laki-lakinya yang berusia 5 tahun dalam kejadian itu. Chan, yang sedang bekerja pada saat itu, mengatakan dia bergegas ke tempat kejadian setelah mendapat pesan dari seorang teman bahwa gedung tinggi tersebut terbakar.

Baca Juga

"Ketika saya sampai di sana, semua orang keluar dari gedung. Saya pergi ke kafetaria. Saya tidak melihat ibu saya, saya tidak melihat adik perempuan atau saudara laki-laki saya,” kata Chan dikutip di Brooklyn News, Rabu (12/1/2022).

Orang-orang yang berada di sekitar lokasi disebut memberikan informasi yang salah tentang keberadaan keluarganya. Mereka menyebut kondisi sang ibu baik-baik saja. Namun, ketika ia menanyakan tentang adik laki-lakinya, mereka menyebut sang adik telah meninggal dunia, begitu pula dengan sang ibu.

Chan mengatakan ibu dan saudara laki-lakinya mengunjungi seorang kerabat di gedung itu dan memilih untuk menginap. Dia juga merasa khawatir saudara perempuannya ada di dalam gedung, tetapi dia tidak ada.

Pusat Kebudayaan Islam lantas membantu Chan dengan pengaturan pemakaman. Sejauh ini, 11 pemakaman anggota komunitas Gambia dijadwalkan berlangsung di pusat tersebut.

“Jadi, layanan pemakaman akan dimulai setelah kami mendapat izin dari pihak berwenang. Korban yang akan dimakamkan di sini akan dimakamkan di sini, dan yang akan dipulangkan akan dipulangkan," kata salah satu pengurus Islamic Cultural Center, Bakary Camra.

Chan lantas mengatakan dia berterima kasih atas dukungan saudara dan saudari Muslimnya dan masyarakat. Para pemimpin Islam setempat mengatakan pemakaman akan berlangsung sepanjang minggu, dimana paling awal bisa dilakukan hari ini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini