Sabtu 05 Feb 2022 21:44 WIB

Strategi Museum Batik Pekalongan Tarik Pengunjung

Jumlah kunjungan museum batik hingga akhir 2021 sebanyak 7.011 orang.

Pengunjung mengamati koleksi kain batik di Museum Batik Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (27/7/2020). Pemerintah setempat mulai membuka wisata koleksi batik saat Adaptasi Kebiasaan Baru pandemi COVID-19, dengan menerapkan protokol kesehatan di dalam ruangan pamer kain batik dan penerapan jaga jarak di ruang praktik membatik.
Foto: ANTARA/Harviyan Perdana Putra
Pengunjung mengamati koleksi kain batik di Museum Batik Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (27/7/2020). Pemerintah setempat mulai membuka wisata koleksi batik saat Adaptasi Kebiasaan Baru pandemi COVID-19, dengan menerapkan protokol kesehatan di dalam ruangan pamer kain batik dan penerapan jaga jarak di ruang praktik membatik.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA --  Museum Batik Pekalongan, Jawa Tengah, siap memaksimalkan program publik untuk membangun keterlibatan masyarakat terhadap keberadaan museum. Melalui program tersebut diharapkan  mampu menarik dan mendongkrak antusias pengunjung berkunjung ke objek wisata ini.

Kepala UPTD Museum Batik Kota Pekalongan Akhmad Asror, mengatakan pada program publik itu pihaknya akan mengadakan lomba yang berkaitan dengan budaya batik, pelatihan membatik, dan kegiatan kreatif lainnya yang melibatkan masyarakat."Kegiatan program publik itu sudah kami laksanakan sejak 2019 namun pada tahun ini akan lebih dimaksimalkan agar tingkat kunjungan wisatawan ke museum batik lebih meningkat lagi," katanya, Sabtu (5/2/2022).

Baca Juga

Menurut dia, jumlah kunjungan museum batik hingga akhir 2021 sebanyak 7.011 orang terdiri atas 4.808 pengunjung dewasa, pelajar 2.202 orang, dan mancanegara satu orang."Adapun jumlah pendapatan yang diperoleh pada 2021 sebanyak Rp28,454 juta," kata Akhmad Asror.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement