Kemenag dan DMI Kerjasama Perkuat Peran Masjid

Jumat , 11 Mar 2022, 11:25 WIB Reporter :Fuji E Permana/ Redaktur : Muhammad Hafil
Kemenag dan DMI Kerjasama Perkuat Peran Masjid. Foto:  Ilustrasi Masjid
Kemenag dan DMI Kerjasama Perkuat Peran Masjid. Foto: Ilustrasi Masjid

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kementerian Agama (Kemenag), Adib mengatakan, Kemenag menjalin sinergi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat syiar agama Islam.

 

Terkait

Baca Juga

"Kita menjalin kerjasama dengan DMI terkait program masjid berbasis moderasi beragama, tentu banyak hal yang akan kita lakukan, salah satunya adalah pemberdayaan masjid sebagai pusat syiar agama Islam," kata Adib kepada Republika, Kamis (10/3/2022).

Menurutnya, masjid sebagai pusat syiar agama Islam mampu meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama di tengah masyarakat. Kerjasama dengan DMI terkait penguatan peran masjid sebagai pusat syiar agama Islam ini mencakup banyak hal, termasuk di dalamnya layanan perbaikan akustik pengeras suara di masjid.

"DMI sudah mengawali program perbaikan akustik masjid ini. Sementara Kemenag akan memperkuat program ini melalui pelatihan takmir masjid dalam menyetel akustik pengeras suara masjid. DMI sudah memulai pelatihan-pelatihan ini, dan kita akan memperkuatnya. Kita juga memiliki program bantuan operasional masjid yang salah satu itemnya untuk perbaikan akustik masjid," ujar Adib.

Ia mengatakan, Kemenag akan menyediakan alat pengukur suara atau soundmeter untuk kelengkapan pelatihan takmir masjid. Sementara DMI yang melakukan pelatihan terhadap takmir masjid sekaligus perbaikan akustik masjid.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DMI, Imam Addaruqutni menyambut baik kerja sama dengan Ditjen Bimas Islam Kemenag terkait program akustik masjid. Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan langkah awal menciptakan syiar Islam yang lebih optimal dan berkualitas.

"Arah kerja sama ini (DMI dan Ditjen Bimas Islam) untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama," kata Imam.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini