Pentingnya Mempromosikan Nilai-Nilai Islam dan kemanusiaan

Kamis , 07 Apr 2022, 13:06 WIB Reporter :Mabruroh/ Redaktur : Agung Sasongko
Ilustrasi Ramadhan
Ilustrasi Ramadhan

IHRAM.CO.ID, DUBAI -- Direktur departemen fatwa Urusan Islam dan Kegiatan Amal di Dubai, Dr Ahmed Al Haddad menjelaskan kuliah Ramadhan tentang nilai-nilai Islam yang diselenggarakan Diwan Majelis Mohamed bin Zayed untuk pertama kalinya. Tema yang diambil adalah 'Nilai dan Dampaknya pada Pembangunan Manusia dan Masyarakat', 

 

Terkait

Ia mengatakan kuliah tersebut membahas nilai-nilai Islam dan kemanusiaan, serta cara untuk mempromosikannya melalui lembaga budaya. Ini juga menjelaskan tentang peran nilai-nilai dalam membangun individu dan masyarakat. Karenannya, penting untuk menjadi seorang Muslim yang ideal.

Baca Juga

“Kita harus ideal dalam hubungan kita dengan Tuhan. Penting untuk menjadi orang yang ideal dan Muslim yang ideal dan juga penting bahwa kita mempraktikkan apa yang kita khotbahkan,” katanya dilansir dari The National News, Kamis (7/4/2022).

“Kita tidak bisa berbicara tentang nilai dan cita-cita dan tidak mempraktikkannya. Jika kita adalah contoh yang baik tentang apa yang seharusnya menjadi orang yang ideal, maka orang lain akan mengikuti,” jelasnya

Dr Al Haddad juga berbicara tentang nilai-nilai sosial, seperti kesabaran, keberanian, altruisme, pengampunan, kesetiaan pada tanah air, dan komitmen untuk menjaga keharmonisan di antara orang-orang.

Ia mengatakan nilai-nilai universal seperti kerjasama dapat meningkatkan hubungan antarnegara. Direktur jenderal Dewan Fatwa UEA, Dr Omar Al Derei, mengatakan “nilai-nilai” diabadikan dalam setiap agama dan diajarkan oleh semua nabi sejak awal waktu.

Dia mengatakan bahwa UEA adalah contoh nilai yang baik dan itu terbukti ketika menyambut orang-orang dari seluruh dunia selama pandemi dan menawarkan bantuan ke negara lain.

“Para filsuf dari zaman Aristoteles sepakat bahwa nilai-nilai sangat penting bagi perkembangan umat manusia. Nilai-nilai adalah keniscayaan untuk  meningkatkan hubungan manusia dengan Tuhan dan dengan umat manusia,” ujarnya.