Kemenag Sulsel Ingatkan Calhaj Waspada Cuaca Panas Ekstrem

Senin , 06 Jun 2022, 00:25 WIB Redaktur : Ani Nursalikah
Otoritas Saudi mencopot stiker di tanah yang menunjukkan posisi jarak sosial, di Masjidil Haram Makkah, Arab Saudi, pada 6 Maret 2022. Jarak sosial ditetapkan pada 2020 dan bagian dari tindakan COVID-19. Kemenag Sulsel Ingatkan Calhaj Waspada Cuaca Panas Ekstrem
Otoritas Saudi mencopot stiker di tanah yang menunjukkan posisi jarak sosial, di Masjidil Haram Makkah, Arab Saudi, pada 6 Maret 2022. Jarak sosial ditetapkan pada 2020 dan bagian dari tindakan COVID-19. Kemenag Sulsel Ingatkan Calhaj Waspada Cuaca Panas Ekstrem

IHRAM.CO.ID, MAKASSAR -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan Khaeroni mengingatkan kepada seluruh calon jamaah haji (Calhaj) Luwu Timur agar mewaspadai cuaca ekstrem selama melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

 

Terkait

"Yang utama adalah saat ini bagi calhaj agar menjaga kesehatan, minum vitamin karena sekarang terjadi perubahan cuaca di Arab Saudi," ujarnya melalui keterangannya, Ahad (5/6/2022).

Baca Juga

Khaeroni menyampaikan ibadah haji merupakan puncak spiritualitas tertinggi dalam syariat Islam, dan ibadah haji ini harus memenuhi persyaratan utamanya, yakni manistata'a ilaihi sabila (kalau mampu). "Kemampuan di sini bukan saja soal personal seperti fisik yang kuat, psikis dan juga materi. Tapi juga kolektif kolegial diantaranya tetap patuh dan mengikuti kebijakan perhajian dari Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi," katanya.

Dia juga minta jamaah calon haji persiapkan diri sebaik-baiknya. Cuaca panas ekstrem di Arab Saudi saat ini berkisar antara 40-45 derajat Celsius.

Ia pun berpesan khusus kepada clhaj perempuan yang sudah berkeluarga agar mawas diri. Jangan sampai terdeteksi dalam kondisi hamil sebelum berangkat, sebab kemungkinan keberangkatannya bakal dibatalkan atau ditunda sementara di tahun ini.

"Belajar dan biasakan membaca dan mengikuti manasik haji dan yang paling utama adalah bersihkan hati, perbaiki niat sebelum berangkat," ucapnya.

Sekda Luwu Timur Bahri Suli berharap agar kebijakan pembatasan kuota haji oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi hanya diterapkan tahun ini dan segera dinormalkan di musim haji berikutnya. Ia juga minta agar penyelenggaraan bimbingan manasik bisa menjadikan calhaj Luwu Timur menjadi jamaah haji yang mandiri yang betul-betul tahu dan paham ibadah haji mulai dari tahapan, proses dan syariat sehingga predikat haji mabrur bisa diraih.

Bahri berharap calhaj Luwu Timur ini bisa menjadi duta bangsa, khususnya duta Kabupaten Luwu Timur dengan menjadi teladan bagi calhaj lain, utamanya dalam hal keramahan, kedisiplinan, dan ketaatan pada aturan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini