Jamaah Umroh Tempuh Makkah-Madinah dalam Dua Jam dengan Kereta Haramain Express

Jumat , 16 Sep 2022, 12:50 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Ani Nursalikah
Kereta api Haramain. Jamaah Umroh Tempuh Makkah-Madinah dalam Dua Jam dengan Kereta Haramain Express
Kereta api Haramain. Jamaah Umroh Tempuh Makkah-Madinah dalam Dua Jam dengan Kereta Haramain Express

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Kerajaan Arab Saudi terus berupaya menyiapkan layanan terbaik bari para peziarah. Terbaru, sebuah layanan kereta api berkecepatan tinggi sedang disiapkan untuk rute Makkah dan Madinah.

 

Terkait

Layanan kereta api berkecepatan tinggi ini memungkinkan jamaah umroh melakukan perjalanan antara kota suci hanya dalam kurun waktu dua jam dan 20 menit. Haramain Express, yang melaju dengan kecepatan tertinggi lebih dari 300 kilometer per jam, adalah bagian dari jaringan transportasi terintegrasi Kerajaan.

Baca Juga

Layanan ini juga berhenti di Jeddah dan King Abdullah Economic City. Dilansir di Arab News, Jumat (16/9/2022), kereta tersebut dapat menampung lebih dari 400 penumpang kelas bisnis dan ekonomi. Adapun harga tiket yang dipasang antara 40 riyal hingga 150 riyal Saudi.

Orang-orang dari seluruh dunia diizinkan untuk melakukan umroh selama mereka tinggal di Kerajaan, berkat skema visa yang disediakan oleh Kementerian Haji dan Umroh. Inovasi dan peningkatan layanan ini dilakukan dengan tujuan menawarkan pengalaman budaya dan keagamaan yang bebas masalah bagi jamaah umroh, sejalan dengan tujuan Saudi Vision 2030.

Peziarah yang ingin mengunjungi Arab Saudi untuk melakukan umroh disarankan menggunakan platform Maqam, maqam.gds.haj.gov.sa. Dalam situs tersebut, jamaah dapat membuat semua pengaturan perjalanan yang diperlukan dan memilih paket layanan yang ada.

Adapun pemegang visa kunjungan keluarga dan pribadi dapat melakukan umroh dengan mudah, selama mereka membuat reservasi melalui aplikasi Umrah. Saat ini, Kerajaan Arab Saudi mewajibkan jamaah umroh memiliki asuransi kesehatan yang komprehensif, termasuk pertanggungan biaya pengobatan Covid-19.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini