Kamis 19 Jan 2023 17:30 WIB

Menag Ungkap Peluang Tambahan Kuota Haji 2023

Menag berharap Arab Saudi tidak menyampaikan secara mendadak penambahan kuota haji.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Ani Nursalikah
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Menag Ungkap Peluang Tambahan Kuota Haji 2023
Foto: Republika/Thoudy Badai
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Menag Ungkap Peluang Tambahan Kuota Haji 2023

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, jumlah kuota haji Indonesia pada 2023 sebesar 221 ribu jamaah. Adapun jumlah jamaah haji khusus sebanyak 17.680 orang, ditambah jumlah petugas sebanyak 4.200 orang.

Namun, ia mengungkapkan, jumlah kuota haji untuk 2023 masih berpeluang bertambah. Peluang tersebut muncul ketika ia membicarakan hal tersebut dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah.

Baca Juga

"Sangat terbuka untuk penambahan kuota, tetapi pihak Saudi akan melihat terlebih dahulu kira-kira negara mana yang tidak akan menggunakan kuotanya secara utuh 100 persen, baru itu nanti akan disampaikan ke kita," ujar Yaqut dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Kamis (19/1/2023).

Kendati demikian, ia berharap Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi tak menyampaikan secara mendadak terkait kuota tambahan tersebut. Sebab, Kementerian Agama (Kemenag) tentu membutuhkan waktu untuk mempersiapkan calon jamaah haji tambahan tersebut.

 

"Kalau disampaikan secara mendadak seperti tahun lalu, percuma saja dikasih tambahan berapapun kita tidak akan mampu," ujar Yaqut.

"Nah mereka berjanji, oleh karena itu kita intens komunikasi. Mudah-mudahan setidaknya dalam bulan depan kita sudah mendapatkan kepastian, apakah kuota tambahan itu diberikan atau tidak," katanya.

Calon jamaah akan masuk asrama haji pada 23 Mei 2023. Kemudian kloter pertama gelombang pertama berangkat ke Madinah pada 24 Mei 2023. Adapun wukuf kemungkinan dilaksanakan pada 27 Juni 2023.

"Jamaah kembali pulang pada kloter pertama gelombang pertama Jeddah pada 4 Juli 2023 dan kepulangan kloter pertama gelombang kedua dari Madinah 19 Juli 2023, serta kepulangan kloter terakhir pada 2 Agustus 2023," ujar Yaqut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement