Kamis 02 Feb 2023 20:20 WIB

Jaringan Sinema Terbesar di Dunia AMC Tarik Diri dari Pasar Arab Saudi

AMC sangat terpukul oleh pandemi Covid-19.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah
Seorang perempuan Arab Saudi berpose di depan bioskop komersil pertama yang dibuka negara tersebut. Jaringan Sinema Terbesar di Dunia AMC Tarik Diri dari Pasar Arab Saudi
Foto: Reuters
Seorang perempuan Arab Saudi berpose di depan bioskop komersil pertama yang dibuka negara tersebut. Jaringan Sinema Terbesar di Dunia AMC Tarik Diri dari Pasar Arab Saudi

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- AMC Entertainment Holdings memutuskan keluar dari pasar Arab Saudi yang berkembang pesat, di tengah persaingan ketat. Keputusan ini diambil kurang dari lima tahun setelah pencabutan larangan bioskop selama beberapa dekade.

Jaringan bioskop terbesar di dunia ini mengumumkan keputusannya pada Selasa (31/1/2023). Mereka mengatakan selalu berencana menyerahkan operasional kepada mitra Saudi-nya. Penjualan saham senilai 30 juta dolar akan meningkatkan cadangan kas, mengingat industri tengah berjuang untuk pulih dari pandemi.

Baca Juga

Kerajaan Arab Saudi mencabut larangan bioskop dan bentuk hiburan publik lainnya beberapa tahun yang lalu. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Putra Mahkota Mohammed bin Salman, untuk merombak ekonomi dan membawa hiburan gaya Barat ke Kerajaan yang dulu tertutup dan sangat konservatif itu.

Dilansir di Al Arabiya, Kamis (2/2/2023), AMC menandai kedatangannya dengan menjadi tuan rumah tontonan Black Panther pada April 2018. Hal ini menarik banyak pria dan wanita, sebuah pemandangan yang tidak terbayangkan beberapa tahun sebelumnya.

Namun pada tahun-tahun berikutnya, perusahaan ini menghadapi persaingan yang ketat. Termasuk di antaranya operator lokal muvi Cinemas, yang kini memimpin pasar, serta Vox Cinemas yang menjadi bagian dari konglomerat Majid Al Futtaim Entertainment, berbasis di Dubai.

AMC disebut akan menjual investasinya ke Saudi Entertainment Ventures, yang dikenal sebagai SEVEN, yang dioperasikan oleh Dana Investasi Publik pemerintah Saudi. Perusahaan yang berbasis di Leawood, Kansas akan terus melisensikan nama AMC untuk 13 bioskop yang dibuka di seluruh Kerajaan dan untuk lokasi di masa mendatang. Awalnya mereka berencana membuka hingga 40 bioskop pada 2023, tetapi diperkecil karena pandemi.

“Rencana kami selama ini adalah mentransisikan 13 teater Timur Tengah kami yang sekarang menjadi manajemen lokal, setelah kami melatih mereka dan membuka teater yang indah. Mereka masih akan beroperasi sebagai AMC Cinemas,”ujar Ketua dan CEO AMC Adam Aron.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyebut akan menjual 10 persen saham seharga 30 juta dolar, sembari membangun cadangan kas. AMC, yang mengoperasikan sekitar 950 bioskop dan 10.500 layar di seluruh dunia, sangat terpukul oleh pandemi Covid-19 dan berbagai kebijakan penguncian wilayah akibat virus tersebut.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement