Rabu 04 Mar 2015 19:29 WIB

Biaya Haji Turun, Tapi Layanan Jangan Ikut Turun

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Agung Sasongko
Petugas Pelayanan Haji
Foto: Antara
Petugas Pelayanan Haji

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Ketua Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Kesatuan Travel Umroh dan Haji Indonesia (Kesthuri) Sulawesi Selatan Usman Jasad berharap penurunan biaya haji tidak membuat layanan haji ikut menurun. "Penurunan boleh saja,  tapi pemerintah harus memperhatikan hal tersebut agar lebih memberikan kenyamanan kepada calon jemaah haji ketika beribadah tentunya, " kata Usman, Rabu (4/3).

Ihwal kemungkinan membludaknya calon jemaah haji karena turunnya biaya haji,  Usman menilai hal tersebut tidak akan terlalu berpengaruh. Pasalnya, setiap tahun terjadi penambahan calon jemaah haji. Karena itu, penuruan tarif belum tentu meningkatkat jumlah jamaah Haji secara signifikan.

Pemilik Travel Umroh dan Haji Naurah  Ustad Das'ad Latif mengatakan, dia tidak masalah dengan naik turunnya biaya haji. Yang terpenting adalah pelayanan. "Tarif mahal pelayanan bagus tidak masalah,  tapi kalau tarif rendah  pelayanan kurang memuaskan itu jug tidak bagus,  makanya harus ditingkatkan ini," kata Das'ad.

Das'ad pun meminta masalah pelayanan kesehatan selama di Tanah Suci bisa ditingkatkan. Dia juga mengingatkan agar tim pelayanan kesehatan haji tidak mementingkan kepentingan pribadi dibandingkan jemaah haji.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement