Ahad 04 Jun 2017 09:10 WIB

Siswa dan Pramuka Jadi Relawan di Masjidil Haram

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Agus Yulianto
Sambutan kedatangan rombongan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud oleh Gerakan Pramuka (Ilustrasi)
Foto: Istimewa
Sambutan kedatangan rombongan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud oleh Gerakan Pramuka (Ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Pusat Nasional untuk Sukarelawan yang bertugas melayani jamaah umrah diluncurkan Kementerian Pendidikan Saudi. Lebih dari 3.000 siswa sekolah akan bekerja sama dengan 600 pramuka sebagai relawan di Masjidil Haram selama bulan suci Ramadhan.

Dilansir dari Saudi Gazette, Ahad (4/6), Dirjen Pendidikan di Makkah dan pengawas kamp pelayanan umum tempat-tempat suci, Muhammad Al Harthy, mewakili pemerintah melakukan peluncuran. Dia mengatakan, relawan akan bekerja sama dengan banyak instansi demi melayani jamaah.

"Kami ingin membantu para tamu masjid agung melaksanakan ritual umrah dengan mudah dan nyaman," kata Al Harthy.

Al Harthy menggambarkan, melayani para tamu Allah SWT merupakan tugas keagamaan dan kehormatan bagi penduduk Makkah yang telah melayani jamaah selama berabad-abad. Selain itu, kegiatan ini dirasa sejalan dengan Visi 2030, yang bertujuan menanamkan nilai positif remaja.

Al Harthy merasa, membantu jamaah dengan banyak tugas dapat mengajarkan relawan tentang pentingnya komitmen kepada masyarakat. Dia berpendapat, Kementerian Pendidikan akan selalu memanfaatkan kemampuan siswa selama liburan, dengan kegiatan yang kosntruktif.

Direktur Kegiatan Ekstrakulikuler Mahasiswa Saeed Hassan mengatakan, para siswa telah menunjukkan tingkat komitmen yang tinggi dengan bekerja keras membantu jamaah. Mereka pun diposisikan di lokasi yang berbeda di dalam Masjidil Haram, serta kapan saja mereka diperlukan.

"Mereka menjaga ketertiban umum dan dilatih segera melapor setiap kegiatan mencurigakan kepada pihak berwenang, agar dapat dilakukan tindakan cepat demi memastikan keamanan dan perlindungan maksimal bagi jamaah," ujar Hassan.

Layanan yang diberikan sendiri bervariasi seperti mengatur kerumunan, membagikan makanan berbuka atau air Zamzam di dalam dan luar Masjidil Haram, membantu orang tua sampai mendorong kursi roda jamaah. Ada pula relawan yang memang ditempatkan di hotel-hotel jamaah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement