Komisi Haji Nigeria Mulai Saring Maskapai untuk Haji 2022

Rabu , 18 May 2022, 12:33 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Ani Nursalikah
ilustrasi Jamaah Haji Nigeria. Komisi Haji Nigeria Mulai Saring Maskapai untuk Haji 2022
ilustrasi Jamaah Haji Nigeria. Komisi Haji Nigeria Mulai Saring Maskapai untuk Haji 2022

IHRAM.CO.ID, ABUJA -- Komisi Haji Nasional Nigeria (NAHCON) memulai proses pemilihan dan penyaringan maskapai penerbangan yang akan berpartisipasi dalam transportasi udara jamaah haji. Tidak kurang dari tujuh maskapai menunjukkan minatnya dalam pengangkutan udara ini.

 

Terkait

Tujuh maskapai tersebut adalah Azman Air, Med-View Airline, Max Air, FlyNas, Skypower Express, Westlink Airlines, dan Arik Air. Dari tujuh maskapai ini, enam  merupakan operator domestik, sedangkan FlyNas adalah maskapai yang berbasis di Arab Saudi.

Baca Juga

Dilansir di Daily Trust, Rabu (18/5/2022), mereka dikumpulkan dengan proses penyaringan pertama adalah melakukan verifikasi dokumen dari maskapai yang tertarik pada 2020, setelah mendapat panggilan dari NAHCON. Seorang sumber mengatakan, maskapai-maskapai tersebut sudah menjalani penyaringan (screening) pada 2020 sebelum pelaksanaan ibadah haji dibatalkan akibat merebaknya pandemi Covid-19.

“Mereka menggunakan template 2020, tetapi kami hanya diminta memvalidasi dokumen kami,” ujar salah satu maskapai yang berpartisipasi dalam proses verifikasi ini tanpa disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, masih belum ada kejelasan apakah NAHCON akan menerapkan aturan yang sama, yaitu memberikan lebih dari 50 persen kuota penerbangan ke Saudi Airlines. Langkah itu secara konsisten ditentang oleh para pemangku kepentingan di sektor penerbangan.

Saat dihubungi, juru bicara NAHCON Hajia Fatima Sanda Usara membenarkan ada pengaturan untuk menggunakan hasil penyaringan maskapai pada 2020. Dia mengatakan komite baru saja dilantik untuk memverifikasi dokumen dari maskapai penerbangan. 

https://dailytrust.com/nahcon-screens-7-airlines-for-2022-hajj

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini