Seorang Pria Berjalan dari London ke Makkah Untuk Menunaikan Haji

Rabu , 29 Jun 2022, 03:00 WIB Reporter :Gumanti Awaliyah/ Redaktur : Muhammad Hafil
Seorang Pria Berjalan dari London ke Makkah Untuk Menunaikan Haji. Foto ilustrasi:   Farid Feyadi (40 tahun) seorang muslim Inggris menempuh jarak ribuan mil untuk mencapai Makkah dari London dengan berjalan kaki untuk menunaikan ibadah haji.
Seorang Pria Berjalan dari London ke Makkah Untuk Menunaikan Haji. Foto ilustrasi: Farid Feyadi (40 tahun) seorang muslim Inggris menempuh jarak ribuan mil untuk mencapai Makkah dari London dengan berjalan kaki untuk menunaikan ibadah haji.

IHRAM.CO.ID, DOHA – Jika mayoritas jamaah calon haji berangkat ke Makkah dengan menggunakan pesawat atau kendaraan lain, berbeda halnya dengan Adam Muhammad. Pria domisili London, Inggris, itu memilih untuk berjalan kaki untuk menunaikan ibadah haji.

 

Terkait

Baca Juga

Adam Muhammad memulai perjalanannya sejak Agustus 2021 dari Inggris. Pria berdarah Inggris-Irak itu berjalan dengan troli roda tiga dan seekor anjing liar yang mengikutinya dari Serbia. 

Adam dilaporkan sampai ke Mekah pada Ahad. Sebuah video yang memperlihatkan Adam di Mekah telah viral di media social. Dilansir dari The Peninsula, Selasa (28/6/2022), pria berusia 52 tahun itu membawa misi perdamaian atau “peace journey” dalam aksinya kali ini.

Untuk mencapai Tanah Suci, Adam Muhammad harus menyusuri 11 negara terdiri atas beberapa negara di Eropa, Turki, Lebanon dan Yordania. Tak main-main, Adam harus melewati puncak musim dingin dan musim panas dari Agustus 2021, sebuah perjalanan yang dia mulai dengan misi melawan kejahatan.

Sepanjang perjalanannya, banyak orang termasuk beberapa wanita, membantunya mendorong troli dan mengizinkannya untuk beristirahat sejenak. Duo ayah dan anak bahkan terbang dari Belanda ke Turki untuk membantunya selama tujuh hari.

 

 Sumber 

https://m.thepeninsulaqatar.com/article/27/06/2022/man-walks-from-london-to-mecca-for-hajj

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini