Kasus Covid-19 Bertambah 5.163 pada Jumat

Jumat , 19 Aug 2022, 17:33 WIB Redaktur : Ani Nursalikah
Calon penumpang berjalan di selasar terminal untuk melakukan lapor diri di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (15/7/2022). Pemerintah lewat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menerbitkan aturan terbaru perjalanan dalam negeri yang berlaku mulai Minggu (17/7) dimana penumpang pesawat yang akan berpergian wajib vaksinasi tahap ke tiga atau vaksinasi booster COVID-19. Kasus Covid-19 Bertambah 5.163 pada Jumat
Calon penumpang berjalan di selasar terminal untuk melakukan lapor diri di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (15/7/2022). Pemerintah lewat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menerbitkan aturan terbaru perjalanan dalam negeri yang berlaku mulai Minggu (17/7) dimana penumpang pesawat yang akan berpergian wajib vaksinasi tahap ke tiga atau vaksinasi booster COVID-19. Kasus Covid-19 Bertambah 5.163 pada Jumat

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan bahwa jumlah kasus positif di Indonesia kini menjadi 6.306.686, setelah bertambah 5.163 kasus pada Jumat (19/8/2022) sampai dengan pukul 12.00 WIB.

 

Terkait

Data Satgas di Jakarta pada Jumat menunjukkan lima daerah yang menyumbangkan kasus aktif terbanyak adalah DKI Jakarta 2.217 kasus, Jawa Barat 1.036 kasus, Banten 563 kasus, Jawa Timur 476 kasus dan Jawa Tengah 140 kasus.

Baca Juga

Kemudian kasus aktif kini ada sebanyak 52.009 kasus, setelah mengalami penambahan 109 dari hari sebelumnya. Tak hanya kasus aktif, angka kematian terus meningkat. Pada hari ini, sebanyak 26 orang dinyatakan telah meninggal akibat penularan Covid-19. Totalnya, angka kematian di Indonesia sudah menyentuh 157.343 jiwa.

Hari ini pun, sebanyak 5.867 orang dinyatakan sebagai suspek Covid-19, dengan 100.413 spesimen dilaporkan sudah diperiksa di seluruh laboratorium yang ada. Walaupun demikian, Satgas mencatat jumlah pasien sembuh terus mengalami peningkatan yang signifikan. Sebanyak 5.028 pasien pada hari ini dinyatakan sembuh dari Covid-19. Dengan demikian, total akumulatif kesembuhan mencapai 6.097.334 pasien.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan seluruh pihak harus terus mengasah kemampuan mengelola risiko penularan ketika Covid-19 menuju status endemi. "Tugas kita bersama, kita saat ini khususnya menuju endemi Covid-19 yaitu terus mengasah kemampuan mengelola risiko penularan masing-masing secara kolektif," kata Wiku.

Hal itu bertujuan mempertebal lapisan proteksi dari berbagai ancaman penularan dengan munculnya beberapa fenomena seperti penularan ulang setelah divaksin atau sembuh dari penyakit itu. Dengan kompleksitas karakteristik virus Covid-19 yang terus berubah maka semakin besar proteksi yang dibutuhkan. Adapun proteksi tersebut berasal dari masyarakat yang tak abai dan mengikuti vaksinasi serta menjalankan hidup bersih dan sehat serta proteksi maksimal untuk populasi berisiko.

"Untuk itu perlu adanya proteksi maksimal yang dilakukan saat beraktivitas misalnya menjauhi keramaian maupun penggunaan masker dua lapis," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini