Jumat 06 Oct 2017 17:24 WIB

17 Jamaah Haji NTB Meninggal di Tanah Suci

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Agus Yulianto
Pemakaman Baqi diperuntukan bagi jamaah haji yang wafat di Madinah, Arab Saudi.
Foto: Republika/Dewi Mardiani
Pemakaman Baqi diperuntukan bagi jamaah haji yang wafat di Madinah, Arab Saudi.

IHRAM.CO.ID, MATARAM -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Nasaruddin mengatakan, seluruh jamaah haji asal NTB telah kembali ke Tanah Air. Secara bertahap proses pemulangan jamaah haji berakhir pada Jumat (6/10), setelah kelompok terbang (kloter) 10 atau yang menjadi kloter terakhir tiba di Bandara Internasional Lombok, pada Jumat (6/10) siang.

Nasaruddin mengaku, bersyukur prosesi pelayanan haji tahun ini berjalan cukup lancar, baik saat sebelum maupun setelah kepulangan. Berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, di mana para jamaah haji dijemput di asrama haji masing-masing kabupaten/kota, untuk musim haji 2017 ini para jamaah dipusatkan di Asrama Haji NTB. Para keluarga bisa menjemput jamaah haji di Asrama Haji NTB dan langsung kembali ke rumah masing-masing.

"Dari total 4.501 jamaah asal NTB yang berangkat, 19 jamaah meninggal dunia," ujar Nasaruddin di Asrama Haji NTB, Jalan Lingkar Selatan, Mataram, NTB, Jumat (6/10).

Nasaruddin melanjutkan, dari 19 jamaah yang meninggal dunia, 17 jamaah meninggal dunia di Mekah, Arab Saudi. Sedangkan, dua jamaah lainnya meninggal setelah sudah berada di NTB. "Ada juga tiga jamaah yang masih berada di Tanah Suci karena mengalami sakit dan harus dirawat," lanjut Nasaruddin.

Nasaruddin melanjutkan, untuk kepulangan tiga jamaah yang dalam kondisi sakit masih menunggu perkembangan terbaru. "Akan ditangani medis sampai benar-benar sehat dan dipantau terus sampai normal, sampai betul-betul total sehat," kata Nasaruddin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement