Selasa 27 Jul 2021 16:40 WIB

Kemenag Minta Jamaah Umroh Tetap Tenang

Kemenag sedang berupaya agar jamaah umroh Indonesia bisa berangkat.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Agung Sasongko
Gedung Kemenag
Foto:

Sehubungan dengan itu, Khoirizi berharap kepada masyarakat Indonesia khususnya calon jamaah umrah agar tenang dulu. Masyarakat jangan terganggu atau tergoda oleh informasi hoaks, tunggu informasi yang pasti dari pemerintah. 

"Yang paling penting bagaimana konsentrasi kita menurunkan tingkat penyebaran Covid-19 ini seminimal mungkin, segara melaksanakan vaksin, itu adalah kunci kita di dalam menyelesaikan persoalan," ujarnya.  

Sebelumnya, Khoirizi juga menyampaikan, edaran terkait umrah dari Arab Saudi itu belum sampai ke Jakarta. Edaran itu baru diterima informasinya dari perwakilan Indonesia di Arab Saudi dalam hal ini Konsul dan Konjen.

Ia menegaskan, edaran itu memang perlu dipelajari, untuk menyikapi apa isi edaran itu.

"Kami sudah minta kepada kawan-kawan di Konsul, di Konjen perwakilan kita di Arab Saudi untuk melakukan komunikasi lebih intens dengan pemerintah Arab Saudi terutama dengan deputi umrahnya, (untuk menanyakan) apa yang dimaksud dengan edaran itu, sehingga kita bisa mengambil langkah-langkah," ujarnya.

Khoirizi menjelaskan, di dalam narasi edaran itu mengatakan bahwa standar vaksin di Arab Saudi menggunakan empat vaksin. Yakni Pfizer, Moderna, Astrazeneca, dan Johnson and Johnson. Selain pengguna empat vaksin itu, bukan saja Indonesia, maka mereka harus mendapatkan booster atau vaksin tambahan.

"Itulah maka kita meminta perwakilan kita untuk mengkomunikasikan apa yang dimaksud oleh mereka (Arab Saudi)," ujarnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement