Rabu 22 Dec 2021 14:14 WIB

GACA: 22 Bandara Saudi akan Dipindah ke Matarat

22 bandara yang tersisa di Kerajaan akan dipindahkan ke Matarat Holding Company

Rep: Mabruroh/ Red: Esthi Maharani
Saudi Arabian Airlines
Foto: saudigazette
Saudi Arabian Airlines

IHRAM.CO.ID, RIYADH — Presiden Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA), Abdulaziz Al-Duailej mengatakan, 22 bandara yang tersisa di Kerajaan akan dipindahkan ke Matarat Holding Company, anak perusahaan GACA, pada 2022. Hal tersebut disampaikan Al-Duailej saat berpidato pada upacara peresmian perluasan stasiun baru Saudi Logistics Services Company (SAL), di Bandara Internasional King Abdulaziz.

“Privatisasi bandara berjalan dengan cepat. Ada total 35 bandara internasional, regional dan lokal di Kerajaan,” kata Al-Duailej dilansir dari Saudi Gazette, Rabu (22/12).

Baca Juga

Bandara Abha telah ditempatkan di jalur privatisasi dan sedang dalam studi teknis dan ekonomi akhir. Kemudian bandara Taif dan Qassim juga termasuk yang diusulkan untuk masuk jalur privatisasi.

“Sesuai arahan pemerintah, GACA akan diubah menjadi legislator dan regulator, dan semua pekerjaan konstruksi, operasi, dan pengelolaan akan dirujuk ke Matarat, kemudian ditransfer ke Dana Investasi Publik,” jelasnya.

 

Mengacu pada peluang investasi di sektor tersebut, Al-Duailej mengatakan bahwa sektor penerbangan cukup menjanjikan dan peluang di sektor tersebut sangat banyak, baik di bidang penerbangan, bandar udara, pengoperasian dan pengelolaan bandar udara, maupun di bidang jasa penunjangnya. Jasa penunjang antara lain perkapalan, katering, pemeliharaan dan jasa penanganan darat.

“Sektor ini kaya dan penuh dengan peluang investasi bagi investor lokal dan internasional,” ujarnya.

Terkait jumlah aplikasi yang diajukan untuk penanaman modal di sektor tersebut, dia menyebut otoritas tersebut memiliki banyak aplikasi dalam berbagai tahapan kajian terkait pendirian bandara, layanan ground handling, perkapalan dan semua bidang yang terkait dengan sektor tersebut.

Patut dicatat bahwa Matarat, yang dimiliki oleh GACA, telah menempa transformasi industri bandara, dan karenanya perannya adalah untuk membimbing, mendukung, dan membantu semua rekan perusahaannya. Hal ini dipandu oleh nilai-nilai inti keandalan, keunggulan, dan aliansi untuk memastikan setiap bandara menjadi pintu gerbang ke pengalaman pelanggan yang inovatif dan tolok ukur manajemen global, serta mencapai efisiensi operasional dan peningkatan pendapatan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement